PIWIL PWM Sulsel diikuti oleh 56 Peserta, Prof. Ambo Asse: Instruktur Itu Amanah Yang Harus Diemban

BySang Pencerah

Jun 28, 2024
Bagikan :

Gowa, kananews.net – Pelatihan Instruktur Wilayah Muhammadiyah resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang dilaksanakan oleh Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani pada Jumat, (28/6/24) yang dipusatkan di Pusdiklat Unismuh Makassar Bollangi Gowa.

Ambo Asse, Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengatakan bahwa instruktur itu menggembirakan dan menyenangkan peserta.

“Usahakan yang  menggembirakan menyenangkan,” Ujarnya

Selain itu, Ortom seperti IPM dan IMM itu tidak ada yang dilakukan selain perkaderan saja,

“IPM yang dilakukan adalah perkaderan jangan yang, begitupun IMM jangan melakukan kegiatan lainnya selain perkaderan,” Tegasnya

Yang harus senantiasa dilakukan oleh seorang instruktur adalah kedisiplinan maka ketika memulai sesuatu dibacakan surat Al asri

“Wal asri itu harus dibacakan di awal dan di akhir, jgn diakhir Krn dibaca oleh orang yang terlambat,” Ungkapnya

“Dalam pelaksanaan pelatihan instruktur di wilayah hanya bisa diwakili oleh PDM dan PTM, kalau cabang dan ranting itu di urus oleh PDM,” Imbuhnya

“Islam itu agama yang benar, Islam sebagai agama yang rahmatan Lil alamin, dalam surat Ali Imran ayat 104 menyebutkan bahwa kata makruf itu semua kebaikan yang dikenal oleh masyarakat,” Tambahnya

“Di Muhammadiyah itu tidak ada teroris dan tidak ada radikal yang ada itu Militansi dalam pergerakan,” Tegasnya

“Instruktur ini adalah amanah yang harus di emban kader, Jgn sampai meninggal kan generasi yg lemah tpi instruktur itu adalah menguatkan Islam dan ideologi,” Tegasnya lagi

“Kalau amanah ada tiga komponen yaitu kejujuran, profesional, komitmen,Jujur ucapan, sikap dan kelakuan. Kejujuran itu sangat penting sebagai integritas manusia,” Tandasnya

“Pengetahuan Al Islam dan Kemuhammadiyahan itu harus bagus, Komitmen untuk menjadi teladan, di Muhammadiyah itu keteladanan itu harus kuat,” Imbuhnya

“Pertanggungjawaban setiap instruktur itu disisi organisasi dan di hadapan Allah,” Tambahnya

“Kalau ada yang tidak suka dengan gerakan Muhammadiyah berarti ada kemusyrikan dalam dirinya,” Tegas Rektor Unismuh Makassar 2 periode tersebut

“Kesungguhan itu yang harus kita jaga dalam mengikuti pelatihan instruktur,” Tutupnya.

Pelatihan instruktur ini diikuti sebanyak 56 orang dari berbagai PDM dan PTM se Sulawesi Selatan yang akan berlangsung selama 3 hari kedepannya mulai Jumat – Ahad, 28-30 Juni 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *