Akibat kelelahan, petugas KPPS di Makassar tutup usia

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Suasana haru menyelimuti kediaman salah satu petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) bernama Daliyah Salsabila yang terletak di kompleks perumahan Minasaupa Blok L Nomor 18, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (15/2/2024) malam kemarin.

Diketahui Daliyah Salsabila sempat mengeluh kurang enak badan dan melanjutkan tanggung jawabnya sebagai petugas KPPS bahkan ikut menyalurkan hak pilihnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Daliyah Salsabila langsung pulang di hari pencoblosan dan masih melaksanakan tanggung jawab (tetap bekerja) masih bergabung dengan temannya, keadaannya sudah pucat (tidak enak badan), ungkap Iwan.
“Saya bilang tidak usah paksakan dirimu, istirahat saja, tapi dia hanya senyum saja, siangnya saya tanya kembali dijawab masih sakit,” jelas Iwan yang berusia 44 tahun itu.

Lebih lanjut Iwan mengatakan Daliyah Salsabila juga sempat berkeliling untuk menyebarkan undangan bagi para warga untuk datang ke TPS.
“Dia sempat membagikan dan menyebarkan undangan bagi para warga untuk datang ke TPS di hari Ahad (11/2/2024) masih bagi undangan, hujan-hujan malah. Memang anaknya ini pendiam, tapi tanggung jawab tinggi sekali kalau sudah mengemban amanah,” tambahnya.

Iwan tak menampik bahwa yang bersangkutan memang mempunyai riwayat penyakit maag akut dan sering saja kambuh.
“Maag akut, dia ada maag. Tapi hasil keterangan kematian yang dikeluarkan RS itu berhentinya fungsi jantung secara tiba-tiba,” bebernya.

Rencananya, jenazah Daliyah bakal dikebumikan di TPU Panaikang, Kota Makassar, Sulsel, pada Jumat (16/2/2024). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *