Komunitas Disabilitas Menyerahkan Maklumat TPS Inklusif

BySang Pencerah

Feb 10, 2024
Bagikan :

Makassar, Kananews.net – Kemarin Siang, Jumat 9 Februari 2024, pukul 14.00 Maklumat TPS Inklusif disampaikan oleh perwakilan komunitas disabilitas dan pemerhati disabilitas di kantor KPU dan Bawaslu Kota Makassar. Sayangnya, para komisioner sedang tidak di tempat.

Muhammad Ilham, mahasiswa difabel Universitas Hasanuddin dan Urwa mahasiswa difabel dari Universitas Negeri Makassar, mewakili komunitas disabilitas menyampaikan maklumat TPS Inklusif Kota Makassar yang disusun beberapa hari sebelumnya di Hotel Jolin. Keduanya ditemani oleh Dr.Ishak Salim Kepala Pusat Disabilitas Universitas Hasanuddin.

Menurut Ilham, maklumat ini akan menjadi pegangan komisioner dan anggota KPPS yang bertugas di hari pencoblosan untuk memastikan pemilu berlangsung setara. Di Kantor KPU, Rachmat dari Sekretariat KPU Makassar menerima perwakilan komunitas disabilitas.

Isi maklumat adalah “Kami, komunitas disabilitas, organisasi disabilitas, dan pemerhati disabilitas di Kota Makassar menuntut agar pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung setara dan inklusif.

“Kami menilai sejumlah upaya yang dilakukan oleh KPU Kota Makassar dan Bawaslu Kota Makassar belum optimal. Untuk itu, menyikapi perkembangan menjelang tahapan masa tenang dan pencoblosan, perhitungan dan seterusnya,” Ungkapnya

Maka kami menuntut agar KPU Kota Makassar dan Bawaslu Kota Makassar untuk :

1. ‌Memastikan Aksesibilitas Fisik di seluruh lokasi TPS di Kota Makassar.
2. ‌Memastikan Petugas KPPS Kota Makassar Memahami Prinsip Inklusi Disabilitas dan menjalankan Standar Pelayanan Inklusif bagi Pemilih Disabilitas.
3. ‌Menyediakan Layanan Akomodasi Layak di TPS dan layanan personal bagi disabilitas jika dibutuhkan.
4. ‌Menyediakan Alat Bantu Mencoblos bagi Pemilih Disabilitas Netra, seperti Template Braille.
5. ‌Memberikan pendampingan selama pencoblosan dan perhitungan suara bagi pemilih dengan disabilitas mental dan/atau intelektual.

Selain itu, beliau juga mengajukan seruan agar KPU dan Bawaslu Makassar merespon dengan serius untuk memobilisasi pemilih Disabilitas.

“Kami mengajukan seruan ini dengan harapan bahwa KPU dan Bawaslu Kota Makassar akan merespons dengan serius,” Tegasnya.

” Jika seruan ini tidak mendapatkan respon memadai, maka pemenuhan hak pilih mayoritas penyandang disabilitas tidak setara dan menodai prinsip-prinsip dalam Pemilu 2024,” Tambahnya

“Dengan keyakinan bahwa tindakan ini akan direspons dengan baik, kami menyerahkan seruan ini dengan sepenuh hati,” Tutupnya.

Adapun yang membuat seruan,
Komunitas dan Pemerhati Masalah Disabilitas Kota Makassar

Daftar Nama yang Turut Bertanda Tangan:
1. ‌Munirah Rohmah, Forkesi, (Perempuan)
2. ‌Abd. Rahman, ITMI, (Laki-laki)
3. ‌Agum Trianto Gunawan, Pusat Disabilitas UNHAS, (Laki-laki)
4. ‌Agus Wala, PerMaTa Makassar, (Laki-laki)
5. ‌Ahmad Fauzan Ismail, PLB UNM, (Laki-laki)
6  ‌Andi Nur Fitri Balasong, Sahabat Sindrom Down Istimewa, (Perempuan)
7. ‌Andi Ratu, Pusat Disabilitas UH, (Perempuan)
8. ‌Ashrianny, KOADS, (Perempuan)
9. ‌Asmi, POAAM, (Perempuan)
10. ‌Aswita, PLB UNM, (Perempuan)
11. ‌Dr. Ishak Salim (Pusat Disabilitas Unhas)
12. ‌Erni, KOADS, (Perempuan)
13. ‌Faizah, Gerkatin Makassar, (Perempuan)
14. ‌Fitrah Ramadhan, Pusat Disabilitas UH, (Laki-laki)
15. ‌Fitrah Ramadhan, Pusat Disabilitas UNHAS, (Laki-laki)
16. ‌Hamriani, PerMaTa Makassar, (Perempuan)
‌Hamzah, ITMI, (Laki-laki)
17. ‌Hayat Rahmat, Sahabat Sindrom Down Istimewa, (Laki-laki)
18. ‌Hj. Mariani. M, Gerkatin Makassar, (Perempuan)
19. ‌Ida Arianti Said, Pusat Disabilitas UNHAS, (Perempuan)
20. ‌Iswandi, Gerkatin Makassar, (Laki-laki)
21. ‌Jodiarta Joel, UNM, (Laki-laki)
22. ‌Lisa Hikmah, Forkesi, (Perempuan)
23. ‌Megawati, Gemparkan, (Perempuan)
24. ‌Muh. Al Uswatul W.Y, PLB UNM, (Laki-laki)
25. ‌Muh. Faiz Sopyan, Mahasiswa, (Laki-laki)
26. ‌Muh. Idham Assidiq, PLB UNM, (Laki-laki)
27. ‌Muh. Ihsan, (Laki-laki)
28. ‌Muhammad Ilham, Pusat Disabilitas UNHAS, (Laki-laki)
29. ‌Musfira, PerMaTa Makassar, (Perempuan)
30. ‌Nilawati, Sahabat Sindrom Down Istimewa, (Perempuan)
31  ‌Nurfadhillah, Gemparkan, (Perempuan)
32. ‌Nurmalinda, POAAM, (Perempuan)
33. ‌Randi Triyands, Pusat Disabilitas UNHAS, (Laki-laki)
34. ‌Sri Fitriani Ramadhan, Pusat Disabilitas UNHAS, (Perempuan)
35. ‌Triyanti Oktarina, KOADS, (Perempuan)
36. ‌Wahyu Oktaviani, KMI (Pendamping), (Perempuan)
37. ‌Yunita, FIKK, (Perempuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *