PontrenMu Tolada Tanam Pisang 500 Pohon, Ini Harapan Direktur

BySang Pencerah

Apr 11, 2023
Bagikan :

Luwu Utara, kananews.net -Jiwa Santripreneurship adalah energi penggerak ekonomi umat yang harus dihidupkan di lingkungan pesantren. Mereka harus berdakwah dengan menghidupkan semangat mereka bahwa sambil menghafal Alquran, mereka adalah bagian dari kehidupan masyarakat yg harus bergerak menginspirasi masyarakat agar meningkatkan perekonomian dengan cara memanfaatkan potensi lingkungan yang dimiliki.

Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Tolada-Tingkara adalah pesantren yg memiliki lahan luas, potensi pengembangan kemandirian ekonomi sangat menjanjikan, hal ini dibuktikan pembuatan kolam ikan produktif sebanyak 3 buah lokasi.

Ide pembuatan kolam tersebut didasari atas seringnya air bergenang di sebuah tempat, dari lingkungan yg tidak produktif akhirnya diproduktifkan dengan ikan yg dipelihara dari lebih 1000 ekor yg diturunkan di keempat lobang bergenang tersebut.

Setelah kolam ikan tersebut, pesantren kembali melakukan pergerakan bisnis produktif yaitu penanaman 500 buah pisang, yang terdiri dari pisang tanduk dan pisang raja. Bibit tanaman pisang tersebut adalah partisipasi dari pimpinan Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah dan bahkan dari Direktur Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Tolada-Tingkara.

Disela-sela kebun pisang dari pihak pesantren bergerak kembali untuk penanaman labu secara massal. Semua upaya ini adalah bagian menjawab sikap peduli lingkungan hidup terhadap sekitar area pesantren. Dan berharap santri bisa mendapatkan pengalaman dini akan jiwa Santripreneurship. Yakinkan diri, Santri memiliki jiwa Santripreneurship.

Direktur Pesantren, Supari, berharap agAr Pesantren berkembang dalam kemandirian ekonomi

“Alhamdulillah akhirnya pesantren bisa memberikan kenangan indah kepada seluruh santri kami. Kami berharap pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Tolada-Tingkara akan tetap eksis dan yakin bahwa Dari Kemandirian Ekonomi, kami akan melakukan Gerakan Aksi Sosial.”Ujarnya

Beliau melanjutkan target selanjutnya, kami akan menjawab salah satu tantangan pemerintah daerah kabupaten Luwu Utara akan penanam secara massif dan bertahap tanaman Serre. Karena tanaman Serre sekarang menjadi tanaman dicari oleh pabrik yang telah dirintis dan dibuka oleh pemerintah setempat.
Potensi pengembangan kemandirian adalah cita-cita besar kami untuk maslahatnya pesantren, ” Ungkapnya

“Insyaallah tagline masa depan kami dalam waktu dekat adalah Berdikari Untuk Umat, Bangsa dan Persyarikatan Muhammadiyah,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *