Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Inggris UIN Alauddin Gelar Kunjungan ke Toraja, Simak Keseruannya

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Mahasiswa program studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Alauddin (UINAM) angkatan 2020 menggelar program kunjungan ke Tana Toraja sebagai rangkaian akhir penutup mata kuliah English for Tourism.

Salah satu destinasi wisata yang menjadi objek kunjungan adalah desa wisata Lembang Nonongan, Toraja yang dikunjungi pada 13 Januari 2023. Masuk dalam kategori wisata budaya, desa Lembang Nonongan ini telah di nobatkan sebagai salah satu desa wisata terbaik Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh 93 orang mahasiswa dan 3 orang dosen pembimbing program, Syahruni Junaid, S.S., M.Pd., Helmi Syukur, S.Pd.I., M.Pd., dan Ahmad M.Lit., serta tim travel dari Suka Trip Asia yang bersatu dalam satu rombongan kunjungan. Sesampainya di desa wisata Lembang Nonongan yang langsung diarahkan oleh satu orang tour guide lokal, rombongan disambut oleh salah satu tetua adat dan juga dengan tari penyambutan dengan iringan musik hidup yang kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan menumbuk padi secara tradisional.

 

Tidak hanya sekadar menyaksikan pertunjukan, mahasiswa juga berkesempatan untuk berpraktik langsung, seperti mempelajari irama gendang dan irama menumbuk padi yang dilakukan secara bersamaan.
Salah satu Dosen Pendamping, Syahruni Junaid S.S., M.Pd mengatakan bahwa program ini merupakan program alternatif untuk penilaian final English for Tourism yang dirasa lebih efektif dibandingkan jika hanya sekedar mengisi lembar pertanyaan.

“Ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 2010 lalu, dosen pengampu mata kuliah disetiap kelas berkolaborasi menjadi pembimbing selama program untuk mendampingi mahasiswa mulai dari keberangkatan sampai kepulangan dengan tujuan agar mahasiswa tidak hanya mengetahui teori tetapi juga dapat merasakan pengalaman secara langsung” ucapnya.

Kegiatan di desa Lembang Nonongan ditutup dengan makan malam bersama dihalaman rumah adat tongkonan dengan menu khas Toraja, ayam Papiong dan sayur daun Mayana. “Dengan sambutan hangat dari penduduk desa, kami bisa menikmati kunjungan ini. Tidak hanya sejarah, kami juga mendapatkan banyak wawasan budaya Toraja.” Ucap salah satu peserta kunjungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *