Pekan Paralimpik ke-5 Resmi di tutup, 4 tahun kedepan Enrekang Masuk 3 Besar

Bagikan :

Enrekang, kananews.net – Pekan Paralimpik Provinsi (PEPAPROV) yang di pusatkan di GOR Sudiang Makassar pada Selasa 6 hingga 9 Desember 2022 resmi ditutup pada Jumat 9 Desember 2022 kemarin, kegiatan ini dikuti dari berbagai kabupaten kota di Sulawesi selatan diantaranya: Makassar, Maros, Pangkep, Enrekang dan kabupaten lainnya.

Dalam pekan paralimpik provinsi ke-5 ini, National Paralympic Committee kabupaten Enrekang yang terbentuk sejak februari 2022 berani mengutus Atlet sebanyak 30 orang dari berbagai cabor diantaranya: Showdown, Bulutangkis, Renang, Atletik, Tenis Meja dan Catur.

Pencapaian ini tak terlepas dari para relawan yang bermain dibelakang layar untuk mensupport National Paralympic Committee terkhusus kabupaten Enrekang itu sendiri.

Tak terkecuali dokter Sri, salah satu relawan kesehatan NPC kabupaten Enrekang sangat berbahagia mengenal NPC di kabupaten Enrekang ia mengungkapkan:
“Saya sangat bersyukur mengenal NPC kabupaten Enrekang dari sini saya banyak belajar bahwa dunia itu tidak sesimpel yang kita fikir, kata mengeluh justru saya yang malu sama diri saya kalau saya mengeluh, ternyata diluar sana banyak saudara-saudara saya yang bisa saya tempati belajar.”

Dari teman-teman NPC Enrekang saya lihat semangatnya, perjuangannya, rasa syukurnya, kebersamaannya dan semangatnya tidak ada kata mengeluh.

Ternyata memang sang pencipta selalu memberikan ruang dan izin untuk bertemu dengan siapapun karena ada hikmah dibalik itu, ungkap direktur RS Hj. Puang Sa’be yang juga berprofesi sebagai dokter gigi.

“Saya lebih banyak belajar dengan teman-teman disabilitas tentang ilmu kehidupan, terkadang saya bertanya bagaimana rasanya menjadi seorang disabilitas mereka menjawab saya bersyukur dan tidak marah kepada sang pencipta.”

Dokter Sri berharap kepada atlet dan segenap jajaran National Paralympic Committee agar selalu menjadi manusia yang lebih baik, manusia yang berprestasi, selalu menerima dirinya, selalu bersyukur kepada dirinya dan selalu memberikan manfaat buat orang lain, namun yang paling saya harapkan adalah bagaimana mereka hadir dan membuat orang lain atau yang di sekitarnya bisa tersenyum, jelasnya.

Dari semangat dan perjuangan para atlet dan Official serta relawan NPC Enrekang, maka atlet Enrekang berhasil membawa 17 medali diantaranya: atletik, catur, showdown dan cabor lainnya yang diperlombakan.
“Alhamdulillah ini pencapaian yang sangat luar biasa bagi kami yang pemula, ini juga sebagai langkah awal untuk menuju PEPARPROV 2026 di kabupaten Wajo dan kami berharap Enrekang bisa masuk 3 besar dalam pelaksanaan PEPARPROV yang akan datang”. Ungkap Samsul saat ditemui oleh awak media di Gor Sudiang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *