Mobil Patroli Polisi Tabrak Lari Warga, Sopir: Saya Takut Dipukul

Bagikan :

Pare-Pare, kananews.net – Sopir mobil patroli milik Polda Gorontalo yang berinisial I berusia 59 tahun mengaku takut dipukul warga usai menabrak pengendara motor di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). I yang merupakan sopir ekspedisi lalu kabur tanpa memperdulikan korban.

“Saya lihat banyak massa Jadi saya takut”. kata I kepada wartawan yang dilansir dari detikSulsel, Rabu (9/11/2022) kemarin.

I mengatakan tidak sengaja menyerempet motor yang dikendarai Hasbi dan anaknya M Hidayat. Dia mengaku tidak melihat motor yang tiba-tiba datang dari arah samping kanannya.

“Saya tidak melihat motor itu lewat,” ungkapnya.
Usai menabrak pengendara tersebut, I merasa takut sehingga tidak berpikir untuk membantu korban dan melapor ke polisi. I mengaku saat itu yang ada di kepalanya hanya kabur.
“Saya ketakutan,” ungkap I saat ditanya alasan mengapa tidak melapor ke polisi usai menabrak pengendara itu.
Pelarian I lalu terhenti di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) setelah diamankan petugas. Dia dan mobil patroli milik Polda Gorontalo yang dikendarainya langsung dibawa ke Polres Parepare.

“Setelah melakukan penelusuran tadi malam, kami mendapatkan informasi kendaraan dinas tersebut di Mamuju (Sulbar),” kata Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono kepada wartawan di Polres Parepare, Rabu (9/11/2022).

Diketahui supir yang mengendarai mobil tersebut merupakan warga sipil, dia merupakan sopir ekspedisi yang bertugas mengantar mobil tersebut dari dealer ke Polda Gorontalo.
“Driver ini bukan anggota Polri,” kata Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono, Rabu (9/11/2022).

Andiko menyebutkan sopir tersebut merupakan warga Kota Makassar. Dia ditugaskan mengantar mobil patroli polisi tersebut ke Polda Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *