Gelar Demonstrasi Jilid II, Zul Tangkap dan Penjarakan Pelaku Penimbun BBM

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulsel kembali menggelar Demonstrasi jilid II di depan Mapolda Sulsel Jumat, (21/10/2022) kemarin.

Mereka menuntut tindak lanjut penangkapan oknum pelaku penimbun BBM jenis solar -+30 Ton di desa Bira kecematan Bonto Bahari kabupaten Bulukumba.

Zul selaku jendral lapangan menyampaikan dalam orasinya: kinerja kepolisian hari ini patut kita duga tidak mampu menyelesaikan sesuai peraturan undang-undang yang berlaku.

Sesuai dengan perspektif hukum Peraturan Presiden nomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak.
”badan usaha dan/atau masyarakat dilarang melakukan penimbunan dan/ atau penyimpanan serta penggunaan jenis BBM tertentu yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang undangan” .
“badan usaha dan/atau masyarakat yang melakukan pelanggaran atas ketentuan sebagaimana di maksud pada ayat (1) dan ayat (2) dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan”.

Dengan hal tersebut uu RI. nomor 11 tahun 2020 tentang UU cipta kerja yang mengubah pasal 55 UU RI NO. 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. menegaskan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp. 60 Miliar.

Selama orasi berlangsung di depan Mapolda , dan sudah ada beberapa gesekan kepada oknum polisi maka Agoeng selaku Kadiv Propam Polda Sulsel akhirnya menerima untuk melakukan audiensi.

Adapun tuntutan yang disampaikan Zul selaku jendral lapangan “bagaimana kemudian segera menangkap dan memenjarakan pelaku penimbun BBM yang ada di desa Bira kecamatan Bonto Bahari kabupaten Bulukumba, Dan juga Agoeng selaku Kadiv Propam untuk melakukan evaluasi kinerja terhadap jajaran Polsek Bonto Bahari kabupaten Bulukumba dan terlebihnya lagi mengevaluasi jajaran Polres Bulukumba” tegas zul dalam audiensinya.

Sementara Kombes Pol Agoeng selaku Kadiv Propam menyambut baik aspirasi dari Aliansi mahasiswa dan pemuda sulsel itu.
“Menyambung daripada tuntutan teman-teman aliansi pemuda dan mahasiswa Sulsel saya menegaskan bahwa kami dari pihak Propam Polda Sulsel akan menindak lanjuti apa yang menjadi keresahan teman teman Aliansi dan jika masih ada anggota polri yang mencoba main-main maka kami akan menindaknya baik itu proses kode etik maupun pidana”. ucapnya dalam ruangan SPKT.

Menutup orasinya Zul menegaskan,terlepas daripada itu maka kami selaku putra daerah yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan pemuda Sulsel akan melakukan pelaporan secara langsung kepada Kompolnas selaku Pengawas Institusi Kepolisian Republik Indonesia ketika 1 Minggu kedepan tidak ada tindak lanjut daripada Polda Sulsel terkait kasus penimbunan BBM jenis solar yang ada di desa Bira kecamatan Bonto Bahari kabupaten Bulukumba ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *