Usaikan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah, Erlangga: Semoga DISPORA Bisa Terstruktur

Bagikan :

Makassar, kananews.netPEPARPEDA (Pekan Paralimpik Pelajar Daerah) telah ditutup dengan resmi sejak 5 Agustus 2022 kemarin, diketahui kegiatan ini diikuti dari berbagai Sekolah Luar Biasa dari berbagai Kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Selatan

Tak terkecuali Rahma, salah satu Atlet Makassar dan Siswi SLB-A YAPTI yang ikut Atletik (Tolak Peluru) dengan nomor punggung 114. Iya sangat bangga mengikuti event ini pasalnya tahap demi tahap yang Ia lakukan selama latihan itu tidak ada usaha yang mengkhianati hasil ungkapnya.

Lebih lanjut Iya menceritakan, “Saya tidak menyangka bisa ikut event seperti ini dan bisa meraih Medali Emas, ini sebagai langkah awal Saya untuk memulai karir di dunia Olahraga. Harapan Saya buat atlet yang baru memulai karir, Tetap semangat dan jangan berputus asa.” Tak hanya itu: Rahma siap mewakili Sulawesi Selatan bertanding jika ada lowongan untuk ikut ke Nasional.


Sementara itu Ketua National Paralympic Committee (NPC) Makassar Erlangga Wahyu Pratama Irwan, sangat bangga mendengar Kota Makassar menjadi Juara Umum dalam Event ini. “Kami sebagai Organisasi Induk Pembina Prestasi Olahraga Khusus Disabilitas berjenjang tentu kami merasa bangga dan senang. Harapan Kami dengan adanya Event ini bisa menjadi ajang Talent Scout untuk kami memonitoring dan memunculkan bibit-bibit baru untuk kita bawa ke Event yang lebih Profesional lagi seperti di Pekan Paralimpik Provinsi yang setara dengan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan yang tidak lama lagi dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba mendatang.”

Lebih lanjut Erlangga mengungkapkan, “Kami dari NPC mensponsori para Atlet dengan cara aktif berkomunikasi dan melihat langsung di lapangan meskipun secara tidak berkesinambungan. Dilain sisi Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan baru berkolaborasi dengan NPC dalam kepanitiaan secara teknis, karena tahun-tahun sebelumnya DISPORA lah yang mengadakan tanpa melibatkan kami. Ditahun ini untuk memaksimalkan klasifikasi dan mengefektifkan jenis-jenis pertandingan untuk teman-teman Disabilitas, ini merupakan langkah awal dan sangat tepat yang diambil oleh pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan berkordinasi dengan DISPORA Kabupaten Kota ungkapnya saat ditemui di Sekretariat NPC.”

Iya berharap Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan lebih terstruktur koordinasinya dengan Dinas Pemuda dan Olahraga ke DISPORA Kabupaten Kota masing-masing, karena fakta di lapangan sepertinya tidak ada kesinkronan program antara DISPORA Provinsi dan Kabupaten Kota masing-masing sementara Pekan Paralimpik Pelajar Daerah itu masih program kerja DISPORA Provinsi Sulawesi Selatan. Seharusnya DISPORA Kabupaten Kota itu juga menganggarkan.

Tetapi faktanya di lapangan kemarin, banyak DISPORA-DISPORA itu tidak memberangkatkan kontingennya pada akhirnya untuk pembiayaan jatuh kepada sekolah masing-masing. “Harapan kami kepada pemerintah kota Makassar agar lebih memberikan perhatian kepada teman-teman Paralimpian Disabilitas kota Makassar karena terbukti dibeberapa tahun terakhir Pekan Olahraga Cacat di Kabupaten Bone, Pangkep dan di lanjutkan dengan Pekan Paralimpik Provinsi di kabupaten Bantaeng dan terakhir di kabupaten Pinrang, kontingen Makassar tetap mempertahankan juara umum, di kegiatan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah tahun ini. Kontingen Makassar masih memegang juara umum dengan jumlah medali yang sangat fantastis sebab: Medali Emas ada 14, 10 Medali Perak dan 7 Medali Perunggu.”

“Kami berharap dengan adanya ajang seperti ini, atlet Sulawesi Selatan bisa mengharumkan juara-juara umum di kegiatan Nasional tahun depan di Palembang terkhusus Atlet Makassar itu sendiri.” Sambung Pria kelahiran Kabupaten Wajo ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *