PDPM Manggarai Gelar MUSDA Tanpa Sebagian Besar Pengurus Inti, Ada Apa?

Bagikan :

Manggarai, kananews.net – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Manggarai (PDPM Manggarai) menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) guna mencari generasi penerus untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, di gedung Islamic center Reo, pada Minggu (03/07/2022).

Namun ironinya MUSDA PDPM (musyawarah daerah pemuda muhammadiyah) manggarai ini terkesan buru-buru dan dipksakan. Pasalnya MUSDA PDPM manggarai yang dilaksanakan minggu 3 Juli 2022 itu hanya dihadiri oleh segelintir orang tua yang bahkan diduga bukan peserta penuh.
Dugaan ini diperkuat oleh ketidak hadiran pengurus inti PDPM manggarai itu sendiri dan sejumlah ortom muhammadiyah yang aktif di maggarai.

Menurut Sekretaris PDPM manggarai saudara Udin Merrong menyatakan bahwa dirinya tidak pernah diajak bicara oleh ketua umum terkait penyelenggaraan musda PDPM ini.
Saudara Udin Merrong juga menambahkan bahwa persuratan tentang musda PDPM Manggarai ini dikeluarkan oleh wakil sekretaris yang namanya tidak dicantumkan dalam SK kepengurusan PDPM manggarai yang sah sebelumnya.

Sejumlah kader juga mempertanyakan terkait keabsahan wakil sekretaris ini. Bahkan menganggap musyawarah ini sebagai upaya memaksa untuk berkuasa . Dan terindikasi bahwa Wakil Sekretaris juga merupakan adik kandung dari Ketua Umum.
Sebagai kader kami melihat bahwa proses pemberhentian dan pengangkatan pengurus itu tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku , kebijakan yang diambil mencederai Anggaran dasar PD Pemuda Muhammadiyah dan terkesan ingin melanggengkan masa jabatan untuk kepentingan kedepannya.

Lantas apakah layak musyawarah PDPM manggarai dinyatakan korum? Apakah ketua umum yang akan terpilih layak dinyatakan sah? Dan apa benar MUSDA ini adalah langkah awal menyongsong pertarungan Muktamar Pemuda Muhammadiyah pada November yang akan datang?.

Dengan melihat polemik yang terjadi dan kondisi Musyawarah Daerah PDPM Manggarai yang di selenggarakan tanpa di informasikan ke sebagian pengurus inti serta Kondisi forum yang tidak qourum maka kami sebagai kader Muhammadiyah Manggarai secara kultural dan struktural menolak tegas seluruh agenda dan hasil Musyawarah Daerah PDPM Manggarai sebagai upaya menjaga marwah lembaga dan Muhammadiyah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.