WR III Unismuh Beri Jempol Lomba Esai dan Seminar Nasional BEM FAI

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Isam (BEM FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar pembukaan lomba Esai Nasional yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional, di Balai Sidang, pada Kamis (09/06/2022).

Menghadirkan dua narasumber hebat, BEM FAI mengangkat tema, “Kesetaraan Gender dan Seksualitas Perempuan di Indonesia”.

Tak tanggung-tanggung, pemateri yang didatangkan merupakan Komisioner Komnas Perempuan Indonesia (Prof. Alimatul Qibtiyah) dan Aktivis Perempuan Kota Makassar (Indira Mulyasari Paramastuti Ilham).

Rikki, ketua panita dalam sambutannya mewakili panitia yang lain menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang mendukung keberlangsungan acara Seminar Nasional.

Sementara itu, Aris Munandar, Ketua Umum BEM FAI dalam sambutannya menggambarkan kepada peserta seminar tentang agenda yang digelar hari ini. Selain pembukaan lomba, akan diadakan juga seminar tentang Pemberdayaan perempuan.

“Ada 21 Universitas yang mendaftar dalam lomba ini, kemudian terseleksi menjadi 10 besar. 10 orang inilah yang kami datangkan ke Unismuh,” ujar Aris.

Lanjut dia, untuk seminar, kami menghadirkan dua tokoh akademisi dan aktivis. Prof. Alim dan kakanda Indira.

“Terima kasih kepada pimpinan kampus, terkhusus pimpinan Fakultas yang selalu mengawal dan mensuport kegiatan lembaga di FAI,” tambahnya.

Lanjut dia, 2040 nanti di In.donesia, nasib negara ada di tangan kita. Untpuk itu, mari meningkatkan kualitas diri dengan memanfaatkan setiap wadah di kampus.

“Pencundang sejati ia yang melihat kemungkaran dan meninggalkan kemungkaran tersebut,” tegasnya.

Dr. Amirah Mawardi, dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas BEM FAI.
Dalam 3 tahun pandemi, kata dia. Baru BEM FAI yang sejauh ini melakukan kegiatan offline. Artinya, lembaga di Unismuh, khususnya di FAI masih hidup.

“Mengahadirkan Prof Alim di acara akbar seminar Nasional adalah langkah yang sangat tepat. Utamanya anak FAI. Tanpa mengecualikan Indira Mulyasari yang juga sosok hebat, aktivis perempuan kota Makassar,” papar Dekan FAI Unismuh.

Wakil Rektor III Unismuh mewakili Prof Ambo Asse dalam membuka Seminar Nasional BEM FAI. Dalam sambutannya, sewarna dengan yang disampaikan Dekan FAI. Sangat mengapresiasi agenda Nasional ini. 

“Luar biasa, karena telah berhasil melakukan agenda Seminar Nasional secara offline. Dua jempol,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *