Sambut Bulan Ramadan, Relawan Jariagrub dan Pelangi Ramadan Ajak Disabilitas Buka Bersama

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh berkah dari keberkahanya itu para relawan mendonesikan sebahagian rezekinya kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti halnya dengan komunitas Jaria grub dan Pelangi Ramadan yang mendonasikan sebahagian rezekinya di Yayasan Pembinaan tunanetra Indonesia(YAPTI).

Dari beberapa donasi yang terkumpul para relawan memprogramkan berbagi dengan teman-teman disabilitas terkhusus di YAPTI dan di tempat-tempat lainya sekaligus buka bersama dengan teman-teman disabilitas.
Ada pun menu buka puasa yang disajikan selama Ramadan antara lain: Es Cincau Susu Coklat, Es Buah, Es Cendol dan Es TEH, sedangkan untuk menu makan malam para relawan membagikan nasi kotak kurang lebih 100 kotak yang dibagikan keberbagai tempat terkhusus di YAPTI itu sendiri.

Tak hanya berbagi makanan para relawan juga menggelar bersi-bersi Mesjit yang diadakan di dua titik diantaranya Musallatarbiatul Ittihadul Umma di YAPTI dan masjit Ummi maktum di YUKARTUNI.
Dilain Sisi Aiyub sebagai relawan Jariagrub mengungkapkan:

“Kami telah berkomitmen untuk selalu saling berbagi dengan disabilitas netra, dari komitmen itu kami buat program kerja yakni memberikan bantuan-bantuan kepada anak disabilitas netra terkhusus membuat program buka bersama dengan anak-anak disabilitas selama Ramadan.”

Sementara itu Wilyam selaku relawan Pelangi Ramadan mengungkapkan

“Kegiatan pelangi Ramadan diadakan pada bulan Ramadan dan kegiatannya berbeda-beda setiap tahunya, ditahun ini penylenggara pelangi Ramadan mencoba berbagi dengan teman-teman disabilitas dan bersi bersi mesjit di asrama tunanetra.”

“Teman-teman disabilitas sangat antusias menyambut kami dan berbeda dengan apa yang kami fikirkan, semoga tahun depan pelangi Ramadan bisa menyapa teman-teman disabilitas di program pelangi Ramadan berikutnya.” Lanjutnya.

“Harapan saya ke depan terhadap pelangi Ramadan adalah semoga tahun-tahun berikutnya tetap ada karena kegiatan seperti ini sudah menjadi simbolik dari kegiatan Ramadan itu sendiri.” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.