Ketua Komisi D DPRD Ajarkan Pengambilan Keputusan Lewat Inspiring Leadership Program

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Program Studi (Prodi) Pendidikan Administrasi Perkantoran (PAP) Jurusan Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) bertandang ke Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (24/3). Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan “Inspiring Leadership Program”.

Ketua Prodi, Muhammad Darwis mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemdikbud Ristek yakni mencari pengetahuan baru dari kalangan praktisi yang ahli di bidangnya.

“Belajar diluar kampus untuk memberikan motivasi semangat belajar dan inspirasi baru dari kalangan praktisi yang ahli dibidangnya kepada mahasiswa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi D, Rahman Pina membagikan pengalaman cara pengambilan keputusan yang tepat dan terbaik. Rahman Pina menyebut dalam mengambil keputusan perlu menggunakan dasar logika dan rasionalias serta mempertimbangkan kemaslahatan bersama, artinya melakukan perbuatan yang mendorong serta mendatangkan manfaat kepada sesama manusia.

Lanjut, mengambil keputusan dengan menggunakan skala prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan, serta memutuskan sesuatu tanpa berpikir panjang dan jangan menunda-nunda apalagi membiarkan.

“Pergeseran atau perubahan perencanaan dilakukan sesuai dengan mekanisme dalam pengambilan keputusan dengan melibatkan semua pihak terkait. Jangan ambil keputusan secara sepihak,” ujar Rahman Pina.

Isgunandar, Dosen Pendamping mengatakan kegiatan ini juga memberikan motivasi dan inspirasi semangat belajar dan kepemimpinan kepada dosen dan Mahasiswa PAP FIS-H untuk menata masa depan yang lebih baik, terus berkarya dan memperluas jaringan. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan mata kuliah pengambilan keputusan.

“Selama ini mahasiswa mendapat ilmu pengetahuan dari dosen pengampuh mata kuliah, membaca literatur dan referensi. Sebagai pelengkap maka teori yang didapat dipraktikkan melalui para praktisi,” ucapnya.

Salah satu mahasiswa, Muhammad Hasyim mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini karena bisa mendapatkan informasi, ilmu dan pengetahuan, serta pengalaman luar biasa dari Ketua Komisi D DPRD Sulsel.

“Menurutku informasi yang rare/langka, karena jarang kita bisa berjumpa langsung dengan anggota dewan untuk membagikan pengalaman dan ilmunya kepada mahasiswa, jadi bisa dikatakan informasi yang diperoleh tidak semua orang bisa mendapatkannya,” sebutnya.

Selain itu, langkah ini guna mempersiapkan akreditasi internasional sebagai upaya meningkatkan daya saing program studi. Isgunandar berharap mendapat respon positif dan dukungan besar dari fakultas hingga universitas agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan ini, kata Isgunandar akan dilaksanakan dalam jangka panjang yang menyasar para praktisi-praktisi seperti kepala daerah, walikota, hingga gubernur.
“Setelah menyasar sektor publik juga rencananya akan menyasar sektor swasta seperti direksi dan komisaris perusahaan,” lanjutnya.

Isgunandar berharap berharap momen-momen kegiatan ini dapat menyentuh hati para mahasiswa dan bisa menjadi motivasi agar terus belajar agar kelak dapat menjadi seperti para praktisi-praktisi yang dikunjungi.

“5 hingga 20 tahun yang akan datang akan jadi seperti apa adek-adek, mungkin ada yang akan jadi seperti praktisi yang dikunjungi. Tentunya ini menjadi inspirasi bagi cita-cita para mahasiswa,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *