Agama Tidak Menjadikan Orang Susah

Bagikan :

kananews.net – Rasulullah SAW bersabda:

عن أنس رضي الله عنه قَالَ: دَخَلَ النَّبيُّ صلى الله عليه وسلم المَسْجِدَ فَإِذَا حَبْلٌ مَمْدُودٌ بَيْنَ السَّارِيَتَيْنِ، فَقَالَ: ((مَا هَذَا الحَبْلُ؟)) قالُوا: هَذَا حَبْلٌ لِزَيْنَبَ، فَإِذَا فَتَرَتْ تَعَلَّقَتْ بِهِ. فَقَالَ النَّبيُّ صلى الله عليه وسلم: ((حُلُّوهُ، لِيُصلِّ أَحَدُكُمْ نَشَاطَهُ فَإِذَا فَتَرَ فَلْيَرْقُدْ)). مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

Dari Anas r.a., katanya: “Nabi s.a.w. masuk ke dalam masjid, tiba-tiba tampak di situ ada seutas tali yang memanjang antara dua tiang. Beliau s.a.w. bertanya: “Tali apakah ini?” Orang-orang menjawab: “Ini adalah kepunyaan Zainab, jikalau ia sudah malas – lelah bersembahyang, ia menggantung di situ.” Nabi s.a.w. lalu bersabda: “Lepaskan sajalah. Baiklah seseorang itu melakukan shalat di waktu ia sedang bersemangat, maka jikalau ia telah merasa malas, baiklah ia tidur saja.” (Muttafaq ‘alaih)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

1. Anjuran untuk sederhana dalam beribadah dan larangan menyangat-nyangatkan.
2. Perentah melaksanakan ibadah dalam keadaan semangat.
3. Diperbolehkan seorang wanita melakukan amalan sunah dimasjid bila aman dari fitnah.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

Sederhana dalam beribadah akan langgeng pada diri seseorang dan tidak menjadi bosan, karena merasa tidak susah.

مَا أَنزلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى

Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. (Thaha: 2).

(U_Mawardi P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.