HMJ HES Unismuh Gelar Webinar Nasional, Bahas Isu Ekonomi Global

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Webinar Nasional dengan tema, “Kontribusi Hukum Ekonomi Syariah dalam Mendukung Sustainable Development Goals” diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Rabu (23/03/2022).

Webinar ini diikuti oleh hampir 200 peserta dari berbagai instansi. Baik dari Sulawesi maupun luar Sulawesi. Di antaranya, IAIN Batusangkar, IAIN Sultan Amal Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo, dan tentunya Universitas yang berada di Sulawesi.

Kabarnya, tema ini diangkat karena sedang hangat di perbincangkan global. Sebagai mahasiswa HES, sepatutnya harus tau bagaimana perkembangan ekonomi dunia saat ini, kata Ketua HMJ HES.

Dekan fakultas agama Islam ( FAI) universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr.Amirah Mawardi diberi amanah membuka acara webinar. Dia menyampaikan SDGs adalah program berkelanjutan yang mensejahterakan dan memiliki manfaat untuk rakyat Indonesia.

“Para peserta webinar kali ini harus mencermati dengan baik sebagai penerus ekonomi syariah. Ucapan terimakasih juga kepada semua yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan webinar kali ini, ” ujarnya.

Ketua umum HMJ-HES juga mengatakan dalam sambutannya, bahwa SDGs ini agenda pembangunan gerakan global. Dan merupakan masalah yang urgent di ekonomi syariah.

Pada sesi pembawaan material, pemateri pertama kak Belinda mahasiswa berprestasi fakultas ekonomi dan bisnis UI ( universitas Indonesia), ia menjelaskan tentang, Ekonomi global dalam program SDG. Pembangunan ekonomi memiliki hubungan dua arah dengan kesehatan. Pembangunan ekonomi mempengaruhi kesehatan populasi, sebaliknya kesehatan populasi mempengaruhi pembangunan ekonomi. Kesehatan merupakan sumberdaya yang diperlukan untuk pembangunan ekonomi.

Tingkat kesehatan populasi yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas, Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup orang di seluruh dunia, baik dari generasi sekarang maupun yang akan datang, tanpa mengeksploitasi penggunaan sumberdaya alam yang melebihi kapasitas dan daya dukung bumi.

Selanjutnya pemateri kedua, kak Rifqi dari staf DSN-MUI sekaligus mahasiswa S2 universitas Indonesia, alumni Hukum Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan materi Peran hukum ekonomi syariah dalam mendukung implementasi SDG. SDG memiliki 17 tujuan, yaitu salah satunya termasuk ekonomi. Keuangan syariah seharusnya menjadi motor penggerak utama dalam pencapaian tujuan-tujuan yang ada dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal sebagai Sustainable Development Goals (SDGs). Karakteristik SDG yaitu melihat kemaslahatan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.