DPRD Makassar Pertanyakan Gaji Honorer yang Belum Dicairkan

Bagikan :

Makassar, kananews.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mempertanyakan gaji 12.800 tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar yang belum terbayarkan. Namun DPRD yakin gaji segera cair.

Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Supratman mengatakan, pihaknya telah mempertanyakan terkait 12.400 tenaga honorer belum menerima gaji. Namun menurutnya, itu bukan persoalan yang fatal. Sebab, tahun-tahun sebelumnya (2021) gaji tenaga honorer juga sempat tertunda.

“Ini bukan yang pertama kali terjadi. Meski demikian gaji mereka (tenaga honorer) pasti akan terselesaikan sesuai masa kerjanya,” tutur Supratman.

Alasan pertama, lanjut Supratman, Pemkot Makassar tak menyelesaikan gaji honorer, karena memiliki beberapa pertimbangan salah satunya adalah menunggu pengumuman hasil keputusan Laskar Pelangi yang rencananya akan diumumkan pekan ini. Belum lagi soal gaji tenaga honorer yang direncanakan akan mengalami kenaikan.

“Adapun tenaga honorer yang telah mengabdi dan tidak masuk dalam Laskar Pelangi, gaji mereka tetap akan terbayarkan. Dan itu yang kami telah koordinasikan baru-baru ini,” ujar Legislator NasDem itu.

Supratman pun memastikan jika tenaga honorer di Pemkot Makassar tak pernah terjadi yang namanya tidak gajian. Gaji mereka (tenaga honorer) sebatas tertunda.

“Tidak adaji yang tidak gajian, tapi honor mereka tertunda,” katanya.

Hal senada dikemukakan Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi. Menurutnya, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Pemkot Makassar. Namun, dalam waktu dekat ini pihaknya kembali melakukan monitoring dan evaluasi dengan pemerintah kota.

“Kami juga akan pertanyakan kenapa tenaga honorer belum digaji. Kami akan tanyakan semua terkait dengan masalah-masalah yang ada di pemerintah kota,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, pihaknya akan menyesaikan segera gaji tenaga honorer. Namun, dirinya memastikan setelah keluar pengumuman hasil seleksi laskar pelangi.

“Saya berharap besok sudah diumumkan. Sedangkan penempatannya belum diumumkan,” ucapnya.

Danny menegaskan tenaga honorer hanya 12.000 yang diterima, sedangkan 800 lebih tenaga kontrak gagal dalam tes. Hal itu berdasarkan hasil dari pemeringkatan penilaian.

“Mengenai laskar pelangi, tadi saya perintahkan umumkan saja,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.