Abu Janda Ragukan Al Qur’an, Tokoh NU Jatim Angkat Bicara

Bagikan :

Jakarta, kananews.net – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU)  Jawa Timur (Jatim), Abdul Wahab Ahmad meluruskan pernyataan ngawur Heddy Setya Permadi alias Abu Janda lewat akun Instagram pribadinya. Abu Janda meragukan keberadaan Masjid Al Aqsa dan menuding Al Qur’an sudah direvisi. Abdul Wahab pun menjelaskan tentang sejarah berdirinya Masjid Al Aqsa.

“Sebelum bicara dengan nada meragukan informasi Alquran, harusnya Permadi alias Abu Janda ini belajar sejarah yang beneran, jangan cuma baca secuil lalu komen sok yes,” katanya melalui akun Facebook yang viral di media sosial dikutip di Jakarta, Kamis (3/3/2022).

Menurut Abdul Wahab Masjid Al Aqsha adalah kompleks tua yang dibangun jauh sebelum Masehi. Dalam sebuah hadis sahih dijelaskan: Dari Abu Dzarr dia berkata: Aku bertanya pada Rasulullah: “Masjid apakah yang pertama dibangun di muka bumi?” Rasulullah menjawab: “Masjidil Haram”. Aku bertanya, “Lalu apa?”. Rasul bersabda: “Masjidil Aqsha”. Aku bertanya lagi: “Baraoa lama jarak antara kedua pembangunan itu?”. Rasulullah menjawab: “40 tahun”. (HR. Muslim).

Jika merujuk hadis tersebut, kata dia, Masjid Al Aqsha dibangun 40 tahun pascadibangunnya Ka’bah di Makkah. Abdul Wahab mengutip peberapa sejarawan, yang bahkan menulis bahwa pertama kali Masjid Al Aqsa dibangun oleh Nabi Adam AS.

“Jadi di masa Nabi Muhammad masjid ini sudah sangat terkenal baik oleh orang Arab ataupun non-Arab, Muslim atau non-Muslim, namun saat itu terkenal dengan nama Baitul Maqdis. Ia menjadi Kiblat shalat pertama umat Islam sebelum akhirnya kiblat diubah menjadi ke arah Ka’bah,” ujar Abdul Wahab.

Adapun yang disebut oleh Si Abu Janda, sambung dia, bahwa Masjid Al Aqsa dibangun pada era Dinasti Umayyah tak lebih dari sekadar pemugaran ulang. Pada era itu, Masjid Al Aqsa bukan dilakukan pembangunan untuk pertama kalinya.

“Jadi seharusnya dia bertanya ke orang yang tahu kalau dia menemukan bacaan yang menurut dirinya aneh, bukan malah menyimpulkan yang tidak-tidak seolah-olah Alquran salah. Menyalahkan pengetahuan umum, apalagi Al Qur’an, adalah kebodohan yang hakiki,” kata Abdul Wahab.

Dalam statusnya di akun Instagram, Abu Janda membuat narasi yang meragukan kebenaran Al Qur’an, terutama Surah Al-Israh tentang Masjid Al Aqsa sebagai tempat singgah Nabi Muhammad kala melakukan perjalanan Isra Mi’raj. Menurut dia, keraguan itu muncul setelah Masjid Al Aqsa sebenarnya baru dibangun setelah Rasulullah meninggal pada 632 Masehi.

“Dalam Alquran surat Al Isra ayat 1 disebutkan bahwa pada Isra Mi’raj, Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjid Aqsa. Padahal masjid Aqsa baru ada dibangun setelah Nabi Muhammad wafat. Hmm.. wallahu alam bisawab,” ujarnya.

Tidak cukup sampai di situ, Abu Janda juga secara ngawur meragukan keaslian Al Qur’an. Sontak saja status tersebut mendapat komentar, yang banyak di antaranya percaya dengan argumen Abu Janda dan berisi caci terhadap ajaran Islam.

“Alquran dibukukan setelah Nabi wafat. Bukan tidak mungkin ada update pada ayat-ayat yang dilakukan oleh khalifah-khalifah pasca-Nabi,” ucap Abu Janda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.