Plt Gubernur Sulsel: Ayo Segera Vaksin lengkap!

Bagikan :

Jakarta, kananews.net – Kasus Corona semakin melonjak di Sulawesi Selatan, kisaran 300%. Meski begitu, BOR atau tingkat keterisian rumah sakit dan isolasi cukup terkendali.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Serta yang telah mendapatkan dosis satu, untuk segera melengkapi vaksinasi dosis dua dan booster. Hal itu disampaikan Andi Sudirman usai melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto secara virtual, Minggu (13/2/2022).

Rakor tersebut dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Keuangan, Panglima TNI, Asops Kapolri dan Kepala BNPB. Serta diikuti oleh para gubernur, bupati/wali kota serta forkopimda.

“Dalam sepekan terakhir ini, ada 5 kasus kematian di Sulsel. Dan ternyata mereka belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Ayo segera Vaksin lengkap!,” pintanya.

Menurut Sudirman, hal itu sejalan dengan yang diutarakan oleh Presiden, Joko Widodo beberapa waktu lalu. Bahwa ada dua kunci dalam penanganan varian Omicron, yakni percepatan vaksinasi dan meningkatkan protokol kesehatan. Apalagi varian Omicron penularannya lebih cepat daripada varian Delta. Saei data yang ada, angka meninggal 69% di antaranya belum vaksin lengkap. Sementara 31% sudah vaksin lengkap.

“Hal ini menjadi catatan, bahwa vaksinasi memberi manfaat sebagai ikhtiar dalam mencegah gejala berat dan fatality (kematian). Olehnya itu, diharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk percepatan vaksinasi Covid-19 dosis dua dan vaksinasi untuk lansia,” tutur Sudirman.

Adapun perkembangan Covid-19 di Sulsel, per tanggal 12 Februari 2022 positif aktif berjumlah 2.997 atau 2,65% dengan angka kesembuhan 95,37%. Angka kematian ada di level 1,99%. Meski begitu, kata Sudirman, keterisian tempat tidur (BOR) isolasi dan ICU dan usolasi masih rendah. BOR isolasi sekitar 9% dan BOR ICU sekitar 3%.

“Kasus konfirmasi harian dalam satu minggu terakhir sekitar 2.608 kasus baru dengan laju kasus positif per 100.000 penduduk sebesar 29,1%. Sedangkan laju kematian per 100.000 penduduk dalam 7 hari terakhir adalah 0,06%. Walaupun terjadi kasus konfirmasi yang signifikan rawat inap secara cara umum dalam satu minggu terakhir masih berada berada pada angka 1,75 per 100.000 penduduk,” jelasnya.

Sementara total cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan, untuk dosis ke-1 telah mencapai 5.804.611 orang atau 82,24%, sedangkan dosis ke-2 sebanyak 3.769.165 orang atau 53,40%. Sedangkan untuk lansia, vaksinasi dosis ke-1 telah mencapai angka 64,33% dan dosis ke-2 sebesar 37,42%.

“Adapun kesiapsiagaan kami menghadapi gelombang ketiga ini diantaranya pelaksanaan PPKM dan Prokes secara konsisten, penyiapan TT Isolasi, penyiapan oksigen dan nakes, percepatan vaksinasi melalui program kebut vaksinasi, layanan telemedicine Hallo Dokter bagi yang melakukan isolasi mandiri; penguatan tracing dan testing, serta pengawasan pengetatan pintu-pintu masuk Sulsel,” tutupnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *