Omicron Belum Beres, Kini Muncul Varian Baru BA.2

Bagikan :

Kananews.net-Varian Omicron belumlah selesai, dan kini World Health Organization (WHO) telah melaporkan versi baru dari varian Omicron yang diberi nama BA.2. Varian, yang dijuluki “Son Of Omicron,” memiliki banyak perbedaan dalam beberapa mutasi, termasuk protein lonjakan.

“Strain BA.2 berbeda dari BA.1 dengan beberapa mutasi, termasuk protein lonjakan, yang meningkat di banyak negara,” tulis WHO di situsnya.

Belum diketahui dari negara mana pertama kali muncul  Versi BA, dikutip dari Health secara teknis merupakan turunan dari varian Omicron (BA.1) yang saat ini sedang dipelajari.

Diketahui bahwa virus ini telah banyak ditemukan di negara-negara Eropa hingga Asia. telah menyebar ke banyak negara, hal tersebut  dikutip dari berbagai sumber, varian BA.2 diketahui telah ditemukan di beberapa negara, yakni Kanada, Inggris, Denmark, Swedia, Inggris, India, Singapura, dan AS.

Setidaknya tiga kasus varian BA.2 telah diidentifikasi di Amerika Serikat, menurut laporan dari Houston Methodist Hospital di Texas. Faktanya, susunan genetik sampel virus dari pasien dengan varian ini saat ini sedang dipelajari.

Tidak jelas apakah varian BA.2 lebih berbahaya daripada varian Omicron. Namun, menurut Menteri Kesehatan Prancis Olivier Véran, varian BA.2 memiliki karakteristik yang kurang lebih sama dengan Omicron.

“Pengamatan awal dari India dan Denmark tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat keparahan dibandingkan dengan BA.1 (Omicron). Data ini akan menjadi lebih dapat diandalkan (dalam satu atau lain cara) dalam beberapa minggu mendatang.” kata Tom Peacock, ahli virus di Imperial College London, melalui akun Twitternya @PeacockFLU.

“Mungkin ada perbedaan kecil dalam efektivitas vaksin terhadap BA.1 dan BA.2. Secara pribadi, menurut saya BA.2 tidak akan berdampak signifikan pada gelombang pandemi Omicron saat ini.” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.